Netbook bisa juga disebut mini Notebook, dimana ukuran netbook lebih kecil dari Notebook. Jika notebook ukurannya 13″ keatas, Netbook ukurannya dari 10″ sampai 12″. Dengan ukuran lebih kecil sudah tentu fitur – fiturnya tidak selengkap Notebook. Yang umum terlihat Netbook tidak memiliki Optical Drive alias DVD Rom.

Netbook tidak kalah dengan Notebook, netbook juga banyak peminatnya karena ukuran mini, bentuk yang slim dan menarik yang tentunya dengan harga yang tejangkau, bisa didapt mulai dari harga dua jutaan. Membuat gadget yang satu ini banyak dipakai.

Dipasaran Indonesia terdapat banyak brand netbook, yang gw tau ASUS dengan Eee PC seriesnya, ACER dengan Aspire One seriesnya, HP dengan HP mini, Axioo C series, Lenovo, atau Netbook buatan Anak SMK Indonesia yaitu SMK Relion.

Namun seiring waktu berjalan banyak dijumpai permasalahan pada Netbook yang utamanya karena pemakaian paksa. Harus diketahui Netbook tidak bisa Sehandal Notebook, dan Notebook tak bisa Sehandal PC (dalam spesifikasi yang sama). Itu ga usah dibahs karena itu memang kodrat alam. hehehehehehe. Yups kebanyakan masalah muncul karena Netbook dipakai untuk melakukan pekerjaan berat diluar batas kemampuannya, karena banyak orang beranggapan netbook itu selayaknya Notebook yang hanya ukurannya saja lebih kecil.

Deng..dong…. salah besar.

Masalah umum yang gw jumpai adalah vga failure, lola alias loading lama atau lemot, power failure, dan sering hang. Namun dengan masalah itu gw harap sih temen – temen jangan langsung memberi image yang buruk pada pabrikan netbook yang bersangkutan. Namun dengan memahami Netbook itu sendiri kita dituntut untuk menggunakannya sesuai kemampuan hardwarenya.

Nah disini B’li Bagus mau kasi tau teman – teman gimana sih motherboard netbook itu??.

Pengatur i.o interface dan device yang ada pada netbook yang dirancang untuk memiliki semua fitur interface dengan hanya menggunakan hardware yang minimalis.bahkan system prosesor dan vga chip terintegrasi dengan motherboard(onboard).dengan kata lain prosesor dan vga chip tidak independen.begitu juga dengan beberapa chip yang lain,satu chip digunakan untuk dua device atau lebih yang mengakibatkan hardware hanya mampu berfungsi maksimal apabila fitur digunakan bergantian.

Contoh : chips sound realtek digunakan bersama dengan modem,bahkan dibagi tiga dengan realtek Ethernet lan.

System power juga sangat sederhana,tanpa menggunakan Power modul netbook menggunakan ic power suplay(quad power)yang mana satu ic digunakan untuk pembagian 4(empat)output power yang berbeda.sehingga kekuatan dan ketahanan ic sangatlah rentan terhadap gejolak voltase yang tidak beraturan.

Intinya kita harus menyadari bahwa dengan hanya memiliki hardware yang minim sebaikya netbook diperlakukan sesuai dengn kemampuannya.Permasalahan yang sering ditemukan pada netbook adalah masalah vga failure,ini terjadi akibat penggunaan applicasi yang menggunakan permintaan graphic yang tinggi(force hardwre)seperti :game yang menuntut spesifikasi graphic yang tinggi,graphic applicasi.atau memaksakan resolusi monitor yang tinggi.

Berhati-hatilah bila ingin menambahkan aplikasi program/update program,ada baiknya membaca specification requirement sebelum melakukan penginstalan.

Pemakaian yang terus menerus tanpa memperhatikan temperature/suhu dapat menjadi salah satu penyebab vga failure ataupun terganggunya system processing yang disebabkan oleh minimal cooler system pada netbook.seringnya frekwensi panas yang tinggi dapat merusak komponen yang berada disekitar cooler system.kebanyakan yang diserang adalah processor(bebasis intel atom)vga dan ic epromer.

Penggunaan keyboard protector mempunyai efek negative terhadap fentilasi udara diselah-selah keyboard yang membantu system sirkulsi.Apalagi penggunaan netbook yang tidak dikeluarkan dari softcasenya, membuat seluruh system fentilasi terganggu akibatnya netbook akan cepat panas.padahal dengan hardware yang minimalis seharusnya kita menambah membantu system cooler nya.

Penggunaan fitur bersamaan dapat menggangu kestabilan interface dan i.o controller.contoh : menggunakan semua usb port yang ada secara bersamaan.menggunakan fitur multimedia terus menerus dan membuka applicasi secara bersamaan juga dapat menyebabkan permasalahan pada acces control yang lama kelamaan akan merusak hardware komponen yang menunjang.

Penggunaan voltase dan amper yang salah menjadi sumber power failure terbanyak dalam kasus kasus yang ditemukan.

Sayangnya Netbook motherboard dirancang dengan circuit yang sangat tipis dengan chips dan komponen yang di sharing menyulitkan untuk diperbaiki.(mungkin product ini sengaja dibuat seperti ini oleh pabriknya agar tidak bisa diperbaiki lagi).

Semoga dengan mengenal netbook hardware akan membantu kita semua untuk memperpanjang umur netbook kita dan berterimakasih kepada ilmuan dan produsen yang mengeluarkan produk yang sangat terjangkau ini sehingga seluruh bangsa ini tidak lagi asing terhadap teknologi dan informasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud