Puisi Sang Nelayan

SANG NELAYAN
Pagi buta kau beranjak
Meninggalkan gubuk kecilmu
Mengayuh sampan ke laut lepas
Pulang tatkala sang surya tertidur
Badai topan kau hempas
Dengan alas perahu kecilmu
Panas terik mentari
Adalah sarapan bagimu
Hamparan biru
Adalah tempat
Tempat penggalian hartamu
Dan tuan burung camar
Adalah kompas hidupmu
Pulang….
Tatkala hari menjelang petang
Meratap ke tepi
Membawa sejengkal hasil
Yang akan menghidupimu
Dan segenap keluargamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud