Hah… hamper genap 6 bulan baru sempat share seputar kegiatan ulang tahun STT. Puspa Kencana yang ke – 28. STT. Puspa Kencana atau singkatnya PusCa adalah sekumpulan pemuda dari sebuah banjar dari sebuah desa kecil yaitu Banjar Penarukan Tengah Kaja, Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali. Mengenai nama Puspa Kencana diambil dari kata “Puspa” yang dalam bahasa sansekerta berarti bunga dan “Kencana” berarti emas atau perlambang keindahan, jadi Puspa Kencana dapat diartikan sebagai Bunga yang indah, bunga yang mewah, bunga yang diagungkan dan sejenisnya lah… Begitu info yang B’li Bagus dapat saat mendengarkan pidato dari tetua Br. Penarukan Tengah Kaja yaitu Ajik Ananta.
                Agustus 2011 adalah moment yang sangat penting bagi anak – anak PusCa, dimana terakhir pernah menggelar acara ulang tahun sekitar tahun 1999an (weh…. B’li Bagus baru lepas dari usia balita toh… xixixixi). Ok langsung saja. Waktu itu Ketua STT. Adalah Pande Arta Jaya, namun karena sibuk digantikan oleh waklilnya yaitu Dewa Guna. Dan mungkin karena B’li Bagus banyak celoteh saat rapat – rapat sehingga B’li Bagus mendapat kehormatan sebagai Ketua Panitia. (Mantapzzzz…).
                Yaps… planning B’li Bagus untuk persiapan Ultah yaitu penggalian dana. Yang rencana awalnya mengadakan bazzar duduk. Namun karena keterbatasan waktu (hanya dapat waktu 3 minggu sebelum hari H), akhirnya dirubah saja. Jadilah bazzar keliling yang bekerja sama dengan Doremi Chiken & Pizza yang beralamat di Jl. Pulau Menjangan Tabanan. Kupon untuk KK sold Out dan membuahkan hasil yang lebih dari cukup untuk mengadakan kegiatan. Saat pengambilan paket ke Doremi terdapat peristiwa unik di perjalanan. Dewa Guna yang mengemudi Carrry, di belakang ada B’li Bagus, Gus Nanik, Dewa Sukra dan Tu Surya. Ketika lampu merah berganti hijau, Dewa Guna tancap gas terlalu kencang sehingga mobil meloncat… (Cross Brow). Sehingga yang dibelakang jadi acakadut. Tas B’li Bagus sampai jatuh dari mobil.
                Nah… 3 hari lagi hari raya Kuningan. Nah Jumat sebelum kuningan itulah hari yang akan dijadikan sebagai hari perayaan. Kesibukan mulai terasa. Anak – anak pusca mulai mempersiapkan perlengkapan seperti peminjaman gapura, panggung, sound system. Di pihak hiburan dari 1 bulan sebelumnya Pregina bersama Anak  anak PusCa telah latihan menari yaitu akan menampilkan Drama Gong banyolan yang berjudul “Iluh Puspa”. Dimana mengisahkan tentang kakak adik yaitu ilih puspa dan iluh kencana yang terusik karena adanya Raja Gila yang mengganggu dan ingin menikahi secara paksa Iluh Puspa. Namun usahanya tersebut dapat digagalkan oleh Raja Lanang. Disela – sela cerita sengaja diselipkan parekan – parekan yang bercerita rumor untuk menghibur penonton.
             Disisi lain adik – adik cewek pun tak mau ketinggala ikut memeriahkan peringatan tersebut, sampai – sampai B’li Bagus kebingungan menyusun acara karena terlalu banyak yang mengisi acara dan tariannya banyak sekali. Maklum ini adalah hiburan pertama kalinya yang dibuat Oleh banjar Penarukan Tengah Kaja. Dari Bli Bagus sendiripun gam au diam. Masa ketua panitia ga menampilkan apapun sih??.  Aha.. dengan berbekalkan penguasaan aplikasi virtual DJ, Iseng2 cuting lagu, trus sambung2 dan jadi. B’li Bagus kemudian nyari Anggota. Ketemulah 3 orang yang ga kalah Gokilnya yaitu Gibra, Robert dan Pinal. Latihan Dance pun B’li Bagus garap bersama, sempat kebingungan juga memilih gerak, karena jujur ini kali pertama ngeDance. Namun berlandaskan pikiran gokil, jalani aja.. sengaja buat gerak yang bisa memebuat penonton terkejut dan tertawa. Akhirnya selesai. Lagu berdurasi sekitar 5 menit, yang gabungan dari lagu angel, I know you wont me, Chiken Song, Narsis dan Ampun DJ. Di sesi Lagu Ampun DJ B’li Bagus tampil dengan memainkan gitar. Seru dah pokoknya. Dan B’li Bagus membuat judul Dance Koreografer ini bernama “YaKuYaYa” singkatan dari Yang Kurus Yang Berkarya… hehehehe (sadar diri)
Nih Layout Panggungnya… Mantap kan….
                 Sip Jum’atpun datang. Panggup selesai digarap. Kelihatan megah sekali. Para penari mulai ke Salon. Pemain Drama Mulai Berhias. Tak lupa sebelum kegiatan anak – anak PusCa sembahyang Ke Pura Kahyangan untuk ememohon keselamatan dan kelancaran acara.
                Actions…. Sekitar jam 8 malam acarapun dimulai. Pembukaan diawali dengan tabuh pembukaan yang dibawakan oleh pemuda pusca. Disana B’li Bagus dapat posisi Bagian Gangsa. Tabuh itu sendiri dilatih oleh anak pusca sendiri lho…. Hebats,,,, orangnya ialah Gus Nata (Calon Maestro Seni) hehehe…
 Tuh Performance Anak2 PusCa Lagi Nabuh… B’li Bagus duduk yang paling tinggi tuh, yang paling tua… xixixixi
        Dilanjutkan dengan tarian pembukaan. Trus sambutan dari Ketua Panitia (B’li Bagus sendiri) dan Sambutan dari Tetua Banjar. Begitu meriah acara malam itu. Langit yang mendukungtarian demi tarian terus berlanjut. Dan di hiburan terakhir saatnya YaKuYaYa tampil. Hah jujur awalnya tegang, tapi setelah beberapa saat entah datang kekuatan dari mana membuat B’li Bagus semangat dan Full Actions. Al hasil sukses membuat penonton terhibur dan tertawa dengan Dance kocak ala YaKuYaYa.
              Tibalah pada hiburan puncak, yaitu Drama “Luh Puspa”. Pembukaan tabuh dari pregina dimulai. Applause luar biasa. Walalupun jam sudah menunjukan pukul 23.30 malam namun penonton masih antusias menonton, karena baru pertama kalinya Di Banjar ada hiburan seperti ini. Tawa penonton meledak saat banyolan dimulai, dengan mengisahkan kehidupan sehari – hari di banjar kemudian dilucukan. Seperti cerita ngalih uyah.
                                                        Keren kan aksi anak2 PusCa…..
                 Namun beberapa saat menjelang drama usai insiden tak edan menghampiri, entah darimana datangnya hujan lebat tiba tiba mengguyur sehingga ceritapun terpaksa dipotong – potong sbelum semua pada basah kuyup. Namun uniknya meski hujan penonton tak mau pergi sampai drama berakhir. Weh weh……
                Hah… Puas….Puas Puas…. Usai kegiatan saatnya potong nasi tumpeng. Yah walalu sedikit halangan di ending, namun acara berjalan lancer dan pastinya meriah. Anak – anak pusca berdecak kagum atas perjuangannya dari 3 minggu sebelumnya untuk menyukseskan acara malam itu. Dan dengan kegiatan itu STT. Puspa Kencana bangkit lagi dan menunjukkan bahwa PusCa masih punya potensi. B’li Bagus sendiri sebagai ketua panitia merasa terharu dan terkejut luar biasa bisa mengadkan acara seperti ini. Dan pastinya special thanks untuk Ajitut Kobar sebagai pelatih Drama, Ajin Yayayang sebagai kordinator penabuh, Teman – teman pengisi acara, dan anak – anak PusCa yang antusias bekerja Demi suksesnya acara 28th Anniversary PusCa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud